Misalnya, Revolusi Islam di Iran pada tahun 1979. Di layar kaca saat itu, dunia memahami Revolusi Islam itu terjadi pada momen tersebut. Padahal sebenarnya itu hanyalah fase puncak dari revolusi itu sendiri. Sebab, “revolusi”nya merupakan akumulasi dari semua proses sosial politik yang terjadi sebelumnya.