Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Sayyid Ali Khamenei menyatakan bahwa perlawanan Revolusi Islam terhadap penindasan Amerika Serikat dan sekutunya berdasarkan prinsip agama dan keimanan, sedangkan di negara-negara lain, penentangan mereka terhadap tekanan AS adalah berdasarkan kebijakan politik, yang bisa berubah-ubah.