Meskipun memiliki harta, beliau gunakan untuk para fakir. Beliau menjahit sepatunya sendiri dengan tangannya.

Saat itu, ketika kebanyakan orang bangga menunggangi kuda lengkap dengan pelana dan kantung, beliau seringnya berkendara ke mana-mana menunggang keledai. Sungguh kesederhanaan ada pada dirinya.

Diriwayatkan dari Ummul Mukminin Aisyah,
“Terkadang satu bulan asap dapur kami tidak mengepul, … .”

Wahai orang-orang yang mengaku pecinta Rasulullah saw. – yang diutus untuk menyempurnakan akhlak, kenalilah Nabi kita. Contoh, tiru, ikuti perangainya.