Tidaklah berlebihan bagi kita untuk berharap presiden kita ke depannya dapat mengangkat harkat dan martabat bangsa Indonesia agar keluar dari kungkungan kemelut masalah politik dan ekonomi dalam negeri dan memainkan peranan yang lebih aktif dan bersikap lebih tegas di kancah dunia. Ia bukan hanya berani beretorika, tapi berani mengambil kebijakan-kebijakan yang melawan arus dan bertentangan dengan kepentingan Zionis dan Amerika.

Terkhusus terkait masalah Palestina. Ia harus berani mengambil sikap yang tegas dan independen, yaitu dengan meninggalkan doktrin Solusi Dua Negara atau Two-State Solution, dan mengajukan sebuah Solusi yang lebih berkeadilan yang berdasarkan pemulihan hak seluruh bangsa Palestina.